Finansial

Poin Penting dalam Pengelolaan Bisnis

A. Modal Awal
80% bisnis baru terkendala pada modal awal. Hal ini masuk akal karena rencana bisnis bagus biasanya butuh modal yang tidak sedikit. Solusinya bisa dengan menabung terlebih dahulu, kerjasama atau mencari investor.

Strategi finansial berdasarkan skala modal awal:

1. Modal awal lebih rendah dari < Rp 5.000.000,-.
Fokus bisnis di skala ini adalah beroperasional seekonomis mungkin, dengan mengurangi biaya peralatan, bahan baku, ukuran outlet, dan jumlah tenaga kerja sambil memaksimalkan penjualan dengan berfokus pada 1 jenis minuman (boleh beberapa rasa dengan 1 jenis yg sama), 1 menu andalan, dan harga jual yang murah.

2. Modal awal Rp 5.000.000,- s/d Rp 20.000.000,-.
Cara memaksimalkan kekuatan finansial di skala menengah ini adalah dengan cara dapat lebih leluasa menyediakan beberapa jenis minuman, mengeluarkan dana untuk promosi, dan memiliki staff yang terspesialisasi pada masing-masing bagiannya.

3. Modal awal lebih besar dari > Rp 20.000.000,-.
Kekuatan modal skala besar memungkinkan untuk menjalankan seluruh aspek yang ada dalam sebuah bisnis seperti lokasi outlet yang strategis, variasi menu, konsep yang kuat dan staff berkualitas. sebaiknya menitik beratkan pada ciri khas brand outlet.

B. Biaya
Biaya yang perlu dipertimbangkan:

  1. Biaya Sewa. Poin ini sangat penting karena harga sewa cenderung mengambil porsi biaya besar dalam pengelolaan finansial usaha. Jadi, “utamakan yang gratis!” contoh: dirumah, tempat sendiri, atau toko online. Ukuran tempat biasanya mempengaruhi besaran harga sewa.
  2. Biaya Modal Bahan Baku. Sediakan minimal stok bahan baku untuk 2 minggu, agar dalam kondisi yang tidak ideal, usaha bisa tetap berjalan lancar.
  3. Biaya Peralatan (termasuk booth / stand). Pastikan peralatan-peralatan yang digunakan efisien, sesuai dengan kebutuhan usaha dan skala usaha anda.
  4. Biaya Marketing. Biaya ini meliputi cetak banner, flyer, promosi (buy 1 get 1, diskon, dll) hingga biaya mengikuti bazaar-bazaar.

C. Penjualan (Sales)

Tips:
1. Pertimbangkan target pasar dalam menentukan harga jual sehingga didapatkan biaya variabel yang efisien.
2. Gunakan tenaga SDM secara efisien sesuai kebutuhan outlet, untuk menghindari biaya berlebihan

D. Pengembangan

Berikut pola pikir atau tips dasar dalam mengembangkan bisnis anda:

  • Selalu menggunakan laba untuk pengembangan usaha
  • Manfaatkan teknologi untuk efisiensi biaya
  • Melengkapi peralatan demi kepuasan pelanggan dengan mempertimbangkan kekuatan finansial, target keuntungan lebih besar daripada modal peralatan
  • Menabung atau mencari investor sebagai solusi pendanaan ekspansi / membuka cabang baru
  • Pusatkan modal keuangan anda pada nilai utama / value bisnis anda

 

Indo Bubble Tea berkomitmen memajukan semangat enterpreneurship tanah air dengan memberi dukungan terbaik yang menciptakan terobosan dalam bisnis anda.

Tentang Kami

3 Artikel favorit untuk menambah wawasan anda dalam mengelola finansial:

Tips dan Inspirasi untuk Pengusaha pemula

Bagaimana Cara Membuat Target (Goal Setting) Tujuan Hidup Yang Terbaik dan Benar

7 Cara Bangkit Mengatasi Bisnis atau Usaha Yang Hampir Bangkrut Dengan Benar